Pages - Menu

Jumat, 07 September 2012

Tangisan Pagi

embun...
air mata pagi yang merasuk dalam potongan-potongan dedaunan pagi itu, 
seakan bukti tersiksanya langit akan datangnya matahari,
matahari pagi itu, seakan berubah menjadi hal yang mencekam untuk mereka,
daun-daun merunduk tersiksa, dan tertangis,
sementaran kasihan dan simpati datang untuk mereka
tapi tak cukup membuat mereka tenang...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar