air mata pagi yang merasuk dalam potongan-potongan
dedaunan pagi itu,
seakan bukti tersiksanya langit akan datangnya matahari,
matahari pagi itu, seakan berubah menjadi hal yang mencekam untuk mereka,
daun-daun merunduk tersiksa, dan tertangis,
sementaran kasihan dan simpati datang untuk mereka
sementaran kasihan dan simpati datang untuk mereka
tapi tak cukup membuat mereka tenang...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar